Riba Dalam Islam dan Ancaman Allah Kepada Pelaku Riba ?

Praktik riba adalah dosa besar yang berkesesuaian dengan ijma ‘Ulama berdasarkan surah Al-Baqarah ayat 275 yang berbunyi, “Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba”. Sebagai salah satu bentuk praktik yang menyebabkan dosa besar, dosa riba sendiri terbagi menjadi beberapa macam. Anda sebaiknya memahami perkara dosa yang dihasilkan oleh riba sebagai pengetahuan keislaman Anda.

Para Ulama sepakat bahwa riba merupakan suatu praktik mencari keuntungan yang diharamkan dan mendapatkan dosa besar. Syaikhul Islam oleh Ibnu Taimiyah berkata bahwa, “Melakukan riba hukumnya haram berdasarkan Al-Qur’an, AL-Sunnah dan ‘Ijma”. Tahukah Anda seberapa besar dosa yang diakibatkan oleh riba?

Dosa yang diakibatkan oleh praktik riba setara dengan 36 kali lipat dosa zina. Perlu Anda ketahui bahwa dosa zina termasuk dosa besar di sisi Allah SWT. Hal ini seperti yang telah diriwayatkan oleh Ahmad dan Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman dan sudah disahihkan dalam Miskyatul Mashabih oleh Syaikh Al-Albani sebagai berikut.

“Satu dirham yang telah dimakan oleh seseorangdari transaksi riba sedangkan dia mengetahui, lebih besar dosanya daripada melakukan zina sebanyak 36 kali.”

Selain itu, praktik riba yang akan mendapatkan ganjaran dosa paling ringan adalah seperti halnya menzinahi ibu kandung sendiri. Betapa besar dosa riba yang seharusnya diperhatikan dan dipertimbangkan oleh Anda dan seluruh manusia lainnya, apabila hendak melakukan praktik riba.

Praktik riba dapat membawa Anda ke dalam keburukan, baik di dunia maupun di akhirat. Adapun bahaya dari praktik riba di dunia antara lain sebagai berikut.

1. Laknat

Orang yang melakukan praktik riba di dunia ini akan mendapatkan laknat dari Allah SWT. Selain itu, seseorang yang melakukan riba di dunia ini akan mendapatkan stigma negatif dari banyak orang. Orang-orang akan beranggapan bahwa pelaku riba akan makin menyengsarakan si Peminjam. Terutama si Peminjam yang tengah terbelit persoalan ekonomi.

2. Dijauhi

Selain akan mendapatkan stigma negatif dari banyak orang, pelaku riba senantiasa akan dikucilkan sebab ia dinilai merugikan orang lain. Pelaku riba akan dipandang sebagai seseorang yang gemar mencari uang secara tidak baik. Bahkan ia tidak peduli bagaimana kondisi si Peminjam. Oleh karena itu, seringkali pelaku riba akan dikucilkan.

Selain di dunia, praktik riba akan mendapatkan beberapa ganjaran di akhirat nanti. Ganjaran-ganjaran tersebut antara lain sebagai berikut.

3. Kekal di neraka

Salah satu ganjaran bagi pelaku riba di akhirat adalah kekal di neraka. Ganjaran ini merupakan ganjaran paling menakutkan di antara ganjaran atas dosa-dosa lain yang pernah dilakukan semasa hidup di dunia. Adapun ganjaran tersebut telah difirmankan oleh Allah SWT di dalam surah Al-Baqarah ayat 275 yang berbunyi sebagai berikut.

“Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan) dan urusannya (terserah) kepada Allah SWT. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.”

4. Tidak diterima amal kebaikan pelaku riba

Selain kekal di akhirat nanti, pelaku riba juga tidak akan mendapatkan penerimaan amal kebaikan oleh Allah SWT. Allah SWT tidak akan menerima segala jenis dan bentuk sedekah, infak serta zakat yang dikeluarkan oleh pelaku riba. Padahal amal ibadah semacam itu seharusnya dapat mengurangi dosa Anda di akhirat kelak. Kalau sudah seperti itu, lantas masihkah Anda mau melakukan riba?

Bahaya riba tersebut juga dimuat dalam surah Ar-Ruum ayat 39 yang berbunyi sebagai berikut. “Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar Dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka itulah orang-orang yang melipatgandakan pahalanya.”

5. Doa tidak dikabulkan

Ganjaran lain yang akan didapatkan oleh pelaku riba adalah doa yang ia panjatkan tidak akan pernah dikabulkan oleh Allah SWT. Sekeras apapun ia berdoa, tetap saja doa itu tidak akan dikabulkan. Itu merupakan ganjaran pedih dari Allah SWT bagi pelaku riba. Seperti yang telah disabdakan oleh Rasulullah SAW berikut.

“Bahwa ada seseorang yang melakukan safar, kemudian menengadahkan kedua tangannya ke langit seraya berdoa, “Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku!” Akan tetapi makanan dan minumannya berasal dari yang haram, pakaiannya haram dan dikenyangkan oleh barang yang haram. Maka bagaimana mungkin doanya akan dikabulkan (oleh Allah SWT)”.

6. Kehilangan berkah

Kehilangan berkah atas rezeki yang didapatkan merupakan salah satu dari sekian banyak ganjaran bagi pelaku riba. Meskipun pelaku riba mendapatkan pendanaan yang sangat banyak dari hasli riba, maka tetap saja ia tidak akan mendapatkan berkah atas rezekinya.

Pelaku riba tidak akan dapat menutup dosanya dengan menginfakan atau bersedekah dengan uang hasil riba miliknya. Sebab, Allah SWT tidak akan pernah mau menerima segala macam bentuk sedekah, infak maupun zakat yang telah dikeluarkan oleh pelaku riba.

Ibnu Mas’ud dari Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut. “Riba membuat sesuatu jadi bertambah banyak. Namun ujungnya riba makin membuat sedikit (sedikit jumlah maupun sedikit berkah).”

7. Pelaku riba akan disiksa Allah SWT di akhirat nanti

Sebagai salah satu bentuk dosa besar yang mendapatkan laknat Allah SWT, pelaku riba akan mendapatkan siksaan dari Allah SWT di akhirat nanti. Adapun sisksaan tersebut yakni pelaku riba akan diminta berenang di dalam sungai darah, kemudian mulut pelaku riba akan dilempari dengab bebatuan. Hal ini menyebabkan pelaku riba tidak dapat lagi keluar dari dalam sungai darah. Sungguh mengerikan.

Rasulullah SAW pernah bersabda, “Ia akan berenang di sungai darah, sedangkan di tepi sungai ada seseorang (malaikat) yang di hadapannya terdapat bebatuan, setiap kali orang yang berenang dalam sungai darah hendak keluar darinya, lelaki yang berada di pinggir sungai tersebut segera melemparkan bebatuan ke dalam mulut orang tersebut, sehingga ia terdorong kembali ke dalam sungai”.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa betapa Allah SWT telah membuat azab pelaku riba amat pedih dan menakutkan.

Perilaku riba hendaknya dijauhi oleh Anda dan seluruh umat manusia di bumi ini. Seyogyanya dosa riba merupakan dosa besar yang akan mendapatkan keperihan di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu tetaplah berbuat baik dan jauhi riba.

Baca juga: 

support by: propertisyariahmarketing.com

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUBUNGI KAMI

  • 0821 123 777 83
  • 0821 123 777 83
  • 0821 123 777 83
  • infoprosyamar@gmail.com

Copyright @2019 Properti Syariah Marketing